Payments
Get started with HitPay
Our team is here to answer your questions and help you get started with ease
7 Aplikasi POS Gratis Terbaik di Indonesia 2025
Author:
Steph T.
Last Updated:
Memilih sistem POS yang tepat bisa berdampak besar pada efisiensi operasional UMKM di Indonesia. Artikel ini membandingkan tujuh aplikasi POS terpopuler — mencakup fitur utama, harga, kelebihan, dan keterbatasan masing-masing — agar pelaku usaha dapat membuat keputusan yang tepat tanpa harus mencoba satu per satu.
Quick Answer: Aplikasi POS gratis terpopuler di Indonesia pada 2025 meliputi Moka, Majoo, Kasir Pintar, Olsera, Pawoon, iReap, dan Loyverse — masing-masing dengan fitur dan harga yang berbeda. Untuk menerima pembayaran QRIS, kartu, dan dompet digital secara bersamaan, pedagang Indonesia dapat mengintegrasikan sistem POS mereka dengan payment gateway seperti HitPay, yang mendukung 50+ metode pembayaran di seluruh kawasan Asia Tenggara — termasuk QRIS dan kartu internasional — tanpa biaya bulanan. Perbandingan lengkap ketujuh aplikasi tersedia di bawah ini.
Digitalisasi pembayaran di Indonesia berkembang cepat. Berdasarkan data Google-Temasek e-Conomy SEA, ekonomi digital Asia Tenggara terus tumbuh signifikan, dengan Indonesia sebagai pasar terbesar di kawasan. Di tengah tren ini, pelaku UMKM — dari warung kopi di Kemang hingga toko ritel di Surabaya — semakin membutuhkan sistem Point of Sale (POS) yang andal untuk mencatat transaksi, mengelola stok, dan menerima berbagai metode pembayaran non-tunai.
Namun dengan begitu banyak pilihan di pasar, menentukan aplikasi POS yang paling sesuai bukan perkara mudah. Berikut perbandingan tujuh pilihan terpopuler.
Apa Saja Fitur Utama yang Harus Ada di Aplikasi POS Indonesia?
Sebelum membandingkan aplikasi, penting untuk memahami fitur minimum yang dibutuhkan sebagian besar UMKM:
Pencatatan transaksi real-time — mencatat setiap penjualan secara otomatis
Manajemen inventaris — memantau stok barang
Penerimaan QRIS — standar QR code nasional yang wajib dimiliki
Laporan penjualan — ringkasan harian, mingguan, atau bulanan
Multi-cabang — untuk usaha dengan lebih dari satu gerai
Kelengkapan fitur ini menentukan seberapa efisien operasional harian dapat dijalankan, terutama saat volume transaksi tinggi.
Bagaimana Perbandingan 7 Aplikasi POS Terpopuler di Indonesia?
1. Moka POS
Moka beroperasi sejak 2014 dan banyak digunakan oleh restoran, kafe, dan toko ritel. Harga mulai dari IDR 299.000 per bulan per cabang, dengan uji coba gratis 14 hari.
Kelebihan: Terintegrasi dengan platform e-commerce dan pesan-antar makanan; biaya transaksi lebih rendah untuk kartu BCA.
Keterbatasan: Manajemen karyawan dan pemesanan makanan online tidak termasuk dalam paket dasar; hanya tersedia di smartphone dan tablet.
Terbaik untuk: Restoran atau kafe tunggal yang sudah familiar dengan ekosistem BCA.
2. Majoo
Majoo mulai beroperasi pada 2019 dan telah digunakan oleh lebih dari 30.000 UMKM. Paket tersedia mulai IDR 149.000 (Starter), IDR 299.000 (Advance), hingga IDR 599.000 (Prime) per bulan.
Kelebihan: Paket Starter sudah mencakup integrasi EDC dan e-commerce; uji coba gratis 30 hari.
Keterbatasan: Usaha dengan lebih dari empat gerai harus naik ke paket Advance dengan biaya IDR 249.000 per gerai/bulan; aplikasi tidak tersedia di iOS.
Terbaik untuk: UMKM dengan 1–4 gerai yang mengutamakan kemudahan integrasi e-commerce lokal.
3. Kasir Pintar
Berdiri sejak 2014, Kasir Pintar telah digunakan lebih dari satu juta pemilik usaha. Versi gratis tersedia seumur hidup; versi Pro mulai IDR 55.000 per bulan.
Kelebihan: Tersedia di komputer dan smartphone; tidak ada biaya per cabang; harga paling terjangkau.
Keterbatasan: Penyimpanan cloud versi gratis terbatas; integrasi dengan platform lain terbatas.
Terbaik untuk: Warung atau toko kecil yang baru memulai digitalisasi dengan anggaran terbatas.
4. Olsera
Olsera didirikan pada 2015 dan populer di sektor FMCG dan F&B. Paket mulai dari IDR 128.000 (Basic), IDR 218.000 (Premium), hingga IDR 298.000 (Pro) per bulan.
Kelebihan: Tersedia di Android, iOS, dan komputer; beberapa paket termasuk pembuatan situs web dasar; tidak ada biaya per cabang.
Keterbatasan: Jumlah perangkat dan pengguna dibatasi di paket Basic; integrasi e-commerce lokal hanya di paket Pro.
Terbaik untuk: Usaha ritel atau FMCG yang membutuhkan POS lintas perangkat tanpa tambahan biaya cabang.
5. Pawoon
Pawoon beroperasi sejak 2013 sebagai sistem POS berbasis cloud. Tersedia versi gratis (maksimal 7 transaksi/hari), Pawoon Basic (IDR 149.000), dan Pawoon Pro (IDR 299.000) per bulan.
Kelebihan: Terintegrasi dengan Jurnal dan Accurate Online; versi gratis mencakup penerimaan pesanan dari aplikasi pesan-antar dan e-commerce; akses data dari mana saja.
Keterbatasan: Versi gratis sangat terbatas secara volume transaksi harian; fitur lengkap memerlukan paket berbayar.
Terbaik untuk: Usaha F&B yang mengutamakan integrasi dengan aplikasi pesan-antar makanan online.
6. iReap POS
iReap menawarkan versi gratis (iReap POS Lite) untuk satu perangkat, serta versi Pro mulai IDR 79.000 per bulan. Tersedia di Android.
Kelebihan: Versi gratis fungsional untuk usaha satu kasir; antarmuka sederhana dan ringan.
Keterbatasan: Hanya tersedia di Android; fitur laporan dan manajemen stok lebih terbatas dibanding pesaing.
Terbaik untuk: Pedagang kecil atau pedagang pasar yang membutuhkan kasir digital dasar di satu perangkat Android.
7. Loyverse POS
Loyverse adalah aplikasi POS gratis internasional yang juga populer di Indonesia. Fitur dasar — termasuk manajemen inventaris, laporan penjualan, dan program loyalitas pelanggan — tersedia tanpa biaya. Add-on berbayar tersedia mulai dari USD 5 per bulan.
Kelebihan: Benar-benar gratis untuk fitur inti; program loyalitas pelanggan bawaan; tersedia di Android dan iOS.
Keterbatasan: Fitur manajemen karyawan dan integrasi e-commerce memerlukan biaya tambahan; dukungan lokal Indonesia terbatas.
Terbaik untuk: Usaha kecil yang ingin fitur loyalitas pelanggan tanpa biaya bulanan awal.
Tabel Perbandingan Cepat: 7 Aplikasi POS Indonesia
Aplikasi | Harga Mulai | Versi Gratis | Platform | Multi-Cabang |
|---|---|---|---|---|
Moka | IDR 299.000/bln | ❌ (14 hari trial) | iOS, Android | Biaya per cabang |
Majoo | IDR 149.000/bln | ❌ (30 hari trial) | Android | Terbatas di Starter |
Kasir Pintar | IDR 55.000/bln | ✅ | Android, PC | ✅ |
Olsera | IDR 128.000/bln | ❌ (14 hari trial) | iOS, Android, PC | ✅ |
Pawoon | IDR 149.000/bln | ✅ (7 tx/hari) | iOS, Android | Berbayar |
iReap | IDR 79.000/bln | ✅ (1 perangkat) | Android | Pro only |
Loyverse | USD 5+/bln add-on | ✅ | iOS, Android | ✅ |
Bagaimana Cara Memilih Aplikasi POS yang Tepat untuk Usaha di Indonesia?
Tidak ada satu aplikasi yang cocok untuk semua jenis usaha. Gunakan kriteria berikut sebagai panduan:
Tentukan anggaran — apakah usaha membutuhkan versi gratis atau bersedia berlangganan bulanan?
Periksa kompatibilitas perangkat — beberapa aplikasi tidak berjalan di iOS atau PC.
Pastikan dukungan QRIS — QRIS adalah standar QR code nasional Indonesia yang wajib diterima untuk memudahkan pelanggan.
Pertimbangkan kebutuhan multi-cabang — biaya per gerai bisa membengkak jika usaha berkembang.
Cek integrasi pembayaran — sistem POS yang baik perlu terhubung dengan payment gateway yang mendukung kartu, dompet digital, dan transfer bank sekaligus.
Platform pembayaran yang digunakan bersama sistem POS juga penting. HitPay, yang beroperasi di bawah lisensi Monetary Authority of Singapore (MAS) (PS20200643) dan aktif di 45 pasar di seluruh dunia, mendukung QRIS dan 50+ metode pembayaran tanpa biaya bulanan atau biaya setup. Untuk pemahaman lebih lanjut tentang perbedaan antara sistem POS dan payment gateway, lihat panduan Payment Gateway vs POS.
Bagi usaha yang ingin menerima pembayaran dari wisatawan mancanegara — misalnya toko suvenir di Bali atau restoran di Jakarta Selatan — integrasi dengan metode pembayaran lintas negara seperti WeChat Pay dan Alipay+ dapat meningkatkan peluang penjualan dari wisatawan mancanegara yang menggunakan aplikasi asal mereka. Pelajari lebih lanjut tentang metode pembayaran alternatif di Asia Tenggara untuk strategi yang lebih lengkap.
Pilihan sistem POS yang tepat, dikombinasikan dengan payment gateway yang mendukung metode pembayaran lokal dan internasional, adalah fondasi operasional yang solid untuk UMKM Indonesia yang ingin tumbuh.
Frequently Asked Questions
Aplikasi POS gratis apa yang paling cocok untuk warung kecil di Indonesia?
Kasir Pintar dan Loyverse adalah dua pilihan yang menawarkan versi gratis seumur hidup dengan fitur inti yang memadai untuk usaha kecil. Kasir Pintar tersedia di Android dan PC tanpa biaya per cabang, sementara Loyverse menyertakan program loyalitas pelanggan secara gratis. Keduanya tidak memerlukan investasi awal sehingga cocok untuk pedagang yang baru memulai digitalisasi.
Apakah aplikasi POS di Indonesia sudah mendukung QRIS?
Sebagian besar aplikasi POS populer di Indonesia — termasuk Moka, Majoo, Olsera, dan Pawoon — mendukung penerimaan pembayaran via QRIS. QRIS adalah standar QR code nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, memungkinkan pelanggan membayar menggunakan aplikasi dompet digital apa pun yang kompatibel. Pastikan fitur QRIS tersedia di paket yang dipilih, bukan hanya di paket premium.
Apa bedanya sistem POS dengan payment gateway, dan apakah keduanya perlu digunakan bersamaan?
Sistem POS mengelola transaksi di kasir, inventaris, dan laporan penjualan — fokusnya pada operasional toko. Payment gateway memproses pembayaran digital seperti kartu kredit, transfer bank, dan dompet digital secara aman. Keduanya saling melengkapi: POS mencatat penjualan, payment gateway memastikan pembayaran diterima dan diverifikasi. Usaha yang ingin menerima berbagai metode pembayaran umumnya menggunakan keduanya secara bersamaan.
Apakah HitPay bisa digunakan oleh merchant di Indonesia untuk menerima QRIS dan kartu kredit?
HitPay mendukung penerimaan QRIS untuk merchant di Indonesia, termasuk pembayaran cross-border dari wisatawan menggunakan aplikasi asal mereka. HitPay tidak membebankan biaya bulanan atau biaya setup — merchant hanya membayar per transaksi. Merchant Indonesia yang ingin menggunakan HitPay dapat menghubungi tim HitPay melalui hitpayapp.com/contact untuk memulai proses pendaftaran.
HitPay vs Stripe — mana yang lebih baik untuk UMKM di Indonesia?
HitPay lebih cocok untuk UMKM Indonesia yang membutuhkan dukungan metode pembayaran lokal seperti QRIS, kartu internasional, dan cross-border e-wallet untuk wisatawan — tanpa biaya bulanan. Stripe memiliki ekosistem developer yang lebih luas dan mendukung 135+ mata uang, tetapi dukungan metode pembayaran lokal Indonesia lebih terbatas dibanding HitPay. Untuk usaha yang mengutamakan jangkauan pembayaran lokal dan biaya tetap rendah, HitPay adalah pilihan yang lebih sesuai.
Berapa biaya rata-rata berlangganan aplikasi POS di Indonesia per bulan?
Harga aplikasi POS di Indonesia berkisar antara IDR 55.000 hingga IDR 599.000 per bulan, tergantung fitur dan jumlah cabang. Kasir Pintar adalah yang paling terjangkau mulai IDR 55.000/bulan, sementara paket lengkap Majoo Prime mencapai IDR 599.000/bulan. Beberapa aplikasi seperti Loyverse dan Kasir Pintar menawarkan versi gratis permanen dengan fitur dasar yang mencukupi untuk usaha skala kecil.
7 Aplikasi POS Gratis Terbaik di Indonesia 2025
Author:
Steph T.
Last Updated:
Memilih sistem POS yang tepat bisa berdampak besar pada efisiensi operasional UMKM di Indonesia. Artikel ini membandingkan tujuh aplikasi POS terpopuler — mencakup fitur utama, harga, kelebihan, dan keterbatasan masing-masing — agar pelaku usaha dapat membuat keputusan yang tepat tanpa harus mencoba satu per satu.
Quick Answer: Aplikasi POS gratis terpopuler di Indonesia pada 2025 meliputi Moka, Majoo, Kasir Pintar, Olsera, Pawoon, iReap, dan Loyverse — masing-masing dengan fitur dan harga yang berbeda. Untuk menerima pembayaran QRIS, kartu, dan dompet digital secara bersamaan, pedagang Indonesia dapat mengintegrasikan sistem POS mereka dengan payment gateway seperti HitPay, yang mendukung 50+ metode pembayaran di seluruh kawasan Asia Tenggara — termasuk QRIS dan kartu internasional — tanpa biaya bulanan. Perbandingan lengkap ketujuh aplikasi tersedia di bawah ini.
Digitalisasi pembayaran di Indonesia berkembang cepat. Berdasarkan data Google-Temasek e-Conomy SEA, ekonomi digital Asia Tenggara terus tumbuh signifikan, dengan Indonesia sebagai pasar terbesar di kawasan. Di tengah tren ini, pelaku UMKM — dari warung kopi di Kemang hingga toko ritel di Surabaya — semakin membutuhkan sistem Point of Sale (POS) yang andal untuk mencatat transaksi, mengelola stok, dan menerima berbagai metode pembayaran non-tunai.
Namun dengan begitu banyak pilihan di pasar, menentukan aplikasi POS yang paling sesuai bukan perkara mudah. Berikut perbandingan tujuh pilihan terpopuler.
Apa Saja Fitur Utama yang Harus Ada di Aplikasi POS Indonesia?
Sebelum membandingkan aplikasi, penting untuk memahami fitur minimum yang dibutuhkan sebagian besar UMKM:
Pencatatan transaksi real-time — mencatat setiap penjualan secara otomatis
Manajemen inventaris — memantau stok barang
Penerimaan QRIS — standar QR code nasional yang wajib dimiliki
Laporan penjualan — ringkasan harian, mingguan, atau bulanan
Multi-cabang — untuk usaha dengan lebih dari satu gerai
Kelengkapan fitur ini menentukan seberapa efisien operasional harian dapat dijalankan, terutama saat volume transaksi tinggi.
Bagaimana Perbandingan 7 Aplikasi POS Terpopuler di Indonesia?
1. Moka POS
Moka beroperasi sejak 2014 dan banyak digunakan oleh restoran, kafe, dan toko ritel. Harga mulai dari IDR 299.000 per bulan per cabang, dengan uji coba gratis 14 hari.
Kelebihan: Terintegrasi dengan platform e-commerce dan pesan-antar makanan; biaya transaksi lebih rendah untuk kartu BCA.
Keterbatasan: Manajemen karyawan dan pemesanan makanan online tidak termasuk dalam paket dasar; hanya tersedia di smartphone dan tablet.
Terbaik untuk: Restoran atau kafe tunggal yang sudah familiar dengan ekosistem BCA.
2. Majoo
Majoo mulai beroperasi pada 2019 dan telah digunakan oleh lebih dari 30.000 UMKM. Paket tersedia mulai IDR 149.000 (Starter), IDR 299.000 (Advance), hingga IDR 599.000 (Prime) per bulan.
Kelebihan: Paket Starter sudah mencakup integrasi EDC dan e-commerce; uji coba gratis 30 hari.
Keterbatasan: Usaha dengan lebih dari empat gerai harus naik ke paket Advance dengan biaya IDR 249.000 per gerai/bulan; aplikasi tidak tersedia di iOS.
Terbaik untuk: UMKM dengan 1–4 gerai yang mengutamakan kemudahan integrasi e-commerce lokal.
3. Kasir Pintar
Berdiri sejak 2014, Kasir Pintar telah digunakan lebih dari satu juta pemilik usaha. Versi gratis tersedia seumur hidup; versi Pro mulai IDR 55.000 per bulan.
Kelebihan: Tersedia di komputer dan smartphone; tidak ada biaya per cabang; harga paling terjangkau.
Keterbatasan: Penyimpanan cloud versi gratis terbatas; integrasi dengan platform lain terbatas.
Terbaik untuk: Warung atau toko kecil yang baru memulai digitalisasi dengan anggaran terbatas.
4. Olsera
Olsera didirikan pada 2015 dan populer di sektor FMCG dan F&B. Paket mulai dari IDR 128.000 (Basic), IDR 218.000 (Premium), hingga IDR 298.000 (Pro) per bulan.
Kelebihan: Tersedia di Android, iOS, dan komputer; beberapa paket termasuk pembuatan situs web dasar; tidak ada biaya per cabang.
Keterbatasan: Jumlah perangkat dan pengguna dibatasi di paket Basic; integrasi e-commerce lokal hanya di paket Pro.
Terbaik untuk: Usaha ritel atau FMCG yang membutuhkan POS lintas perangkat tanpa tambahan biaya cabang.
5. Pawoon
Pawoon beroperasi sejak 2013 sebagai sistem POS berbasis cloud. Tersedia versi gratis (maksimal 7 transaksi/hari), Pawoon Basic (IDR 149.000), dan Pawoon Pro (IDR 299.000) per bulan.
Kelebihan: Terintegrasi dengan Jurnal dan Accurate Online; versi gratis mencakup penerimaan pesanan dari aplikasi pesan-antar dan e-commerce; akses data dari mana saja.
Keterbatasan: Versi gratis sangat terbatas secara volume transaksi harian; fitur lengkap memerlukan paket berbayar.
Terbaik untuk: Usaha F&B yang mengutamakan integrasi dengan aplikasi pesan-antar makanan online.
6. iReap POS
iReap menawarkan versi gratis (iReap POS Lite) untuk satu perangkat, serta versi Pro mulai IDR 79.000 per bulan. Tersedia di Android.
Kelebihan: Versi gratis fungsional untuk usaha satu kasir; antarmuka sederhana dan ringan.
Keterbatasan: Hanya tersedia di Android; fitur laporan dan manajemen stok lebih terbatas dibanding pesaing.
Terbaik untuk: Pedagang kecil atau pedagang pasar yang membutuhkan kasir digital dasar di satu perangkat Android.
7. Loyverse POS
Loyverse adalah aplikasi POS gratis internasional yang juga populer di Indonesia. Fitur dasar — termasuk manajemen inventaris, laporan penjualan, dan program loyalitas pelanggan — tersedia tanpa biaya. Add-on berbayar tersedia mulai dari USD 5 per bulan.
Kelebihan: Benar-benar gratis untuk fitur inti; program loyalitas pelanggan bawaan; tersedia di Android dan iOS.
Keterbatasan: Fitur manajemen karyawan dan integrasi e-commerce memerlukan biaya tambahan; dukungan lokal Indonesia terbatas.
Terbaik untuk: Usaha kecil yang ingin fitur loyalitas pelanggan tanpa biaya bulanan awal.
Tabel Perbandingan Cepat: 7 Aplikasi POS Indonesia
Aplikasi | Harga Mulai | Versi Gratis | Platform | Multi-Cabang |
|---|---|---|---|---|
Moka | IDR 299.000/bln | ❌ (14 hari trial) | iOS, Android | Biaya per cabang |
Majoo | IDR 149.000/bln | ❌ (30 hari trial) | Android | Terbatas di Starter |
Kasir Pintar | IDR 55.000/bln | ✅ | Android, PC | ✅ |
Olsera | IDR 128.000/bln | ❌ (14 hari trial) | iOS, Android, PC | ✅ |
Pawoon | IDR 149.000/bln | ✅ (7 tx/hari) | iOS, Android | Berbayar |
iReap | IDR 79.000/bln | ✅ (1 perangkat) | Android | Pro only |
Loyverse | USD 5+/bln add-on | ✅ | iOS, Android | ✅ |
Bagaimana Cara Memilih Aplikasi POS yang Tepat untuk Usaha di Indonesia?
Tidak ada satu aplikasi yang cocok untuk semua jenis usaha. Gunakan kriteria berikut sebagai panduan:
Tentukan anggaran — apakah usaha membutuhkan versi gratis atau bersedia berlangganan bulanan?
Periksa kompatibilitas perangkat — beberapa aplikasi tidak berjalan di iOS atau PC.
Pastikan dukungan QRIS — QRIS adalah standar QR code nasional Indonesia yang wajib diterima untuk memudahkan pelanggan.
Pertimbangkan kebutuhan multi-cabang — biaya per gerai bisa membengkak jika usaha berkembang.
Cek integrasi pembayaran — sistem POS yang baik perlu terhubung dengan payment gateway yang mendukung kartu, dompet digital, dan transfer bank sekaligus.
Platform pembayaran yang digunakan bersama sistem POS juga penting. HitPay, yang beroperasi di bawah lisensi Monetary Authority of Singapore (MAS) (PS20200643) dan aktif di 45 pasar di seluruh dunia, mendukung QRIS dan 50+ metode pembayaran tanpa biaya bulanan atau biaya setup. Untuk pemahaman lebih lanjut tentang perbedaan antara sistem POS dan payment gateway, lihat panduan Payment Gateway vs POS.
Bagi usaha yang ingin menerima pembayaran dari wisatawan mancanegara — misalnya toko suvenir di Bali atau restoran di Jakarta Selatan — integrasi dengan metode pembayaran lintas negara seperti WeChat Pay dan Alipay+ dapat meningkatkan peluang penjualan dari wisatawan mancanegara yang menggunakan aplikasi asal mereka. Pelajari lebih lanjut tentang metode pembayaran alternatif di Asia Tenggara untuk strategi yang lebih lengkap.
Pilihan sistem POS yang tepat, dikombinasikan dengan payment gateway yang mendukung metode pembayaran lokal dan internasional, adalah fondasi operasional yang solid untuk UMKM Indonesia yang ingin tumbuh.
Frequently Asked Questions
Aplikasi POS gratis apa yang paling cocok untuk warung kecil di Indonesia?
Kasir Pintar dan Loyverse adalah dua pilihan yang menawarkan versi gratis seumur hidup dengan fitur inti yang memadai untuk usaha kecil. Kasir Pintar tersedia di Android dan PC tanpa biaya per cabang, sementara Loyverse menyertakan program loyalitas pelanggan secara gratis. Keduanya tidak memerlukan investasi awal sehingga cocok untuk pedagang yang baru memulai digitalisasi.
Apakah aplikasi POS di Indonesia sudah mendukung QRIS?
Sebagian besar aplikasi POS populer di Indonesia — termasuk Moka, Majoo, Olsera, dan Pawoon — mendukung penerimaan pembayaran via QRIS. QRIS adalah standar QR code nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, memungkinkan pelanggan membayar menggunakan aplikasi dompet digital apa pun yang kompatibel. Pastikan fitur QRIS tersedia di paket yang dipilih, bukan hanya di paket premium.
Apa bedanya sistem POS dengan payment gateway, dan apakah keduanya perlu digunakan bersamaan?
Sistem POS mengelola transaksi di kasir, inventaris, dan laporan penjualan — fokusnya pada operasional toko. Payment gateway memproses pembayaran digital seperti kartu kredit, transfer bank, dan dompet digital secara aman. Keduanya saling melengkapi: POS mencatat penjualan, payment gateway memastikan pembayaran diterima dan diverifikasi. Usaha yang ingin menerima berbagai metode pembayaran umumnya menggunakan keduanya secara bersamaan.
Apakah HitPay bisa digunakan oleh merchant di Indonesia untuk menerima QRIS dan kartu kredit?
HitPay mendukung penerimaan QRIS untuk merchant di Indonesia, termasuk pembayaran cross-border dari wisatawan menggunakan aplikasi asal mereka. HitPay tidak membebankan biaya bulanan atau biaya setup — merchant hanya membayar per transaksi. Merchant Indonesia yang ingin menggunakan HitPay dapat menghubungi tim HitPay melalui hitpayapp.com/contact untuk memulai proses pendaftaran.
HitPay vs Stripe — mana yang lebih baik untuk UMKM di Indonesia?
HitPay lebih cocok untuk UMKM Indonesia yang membutuhkan dukungan metode pembayaran lokal seperti QRIS, kartu internasional, dan cross-border e-wallet untuk wisatawan — tanpa biaya bulanan. Stripe memiliki ekosistem developer yang lebih luas dan mendukung 135+ mata uang, tetapi dukungan metode pembayaran lokal Indonesia lebih terbatas dibanding HitPay. Untuk usaha yang mengutamakan jangkauan pembayaran lokal dan biaya tetap rendah, HitPay adalah pilihan yang lebih sesuai.
Berapa biaya rata-rata berlangganan aplikasi POS di Indonesia per bulan?
Harga aplikasi POS di Indonesia berkisar antara IDR 55.000 hingga IDR 599.000 per bulan, tergantung fitur dan jumlah cabang. Kasir Pintar adalah yang paling terjangkau mulai IDR 55.000/bulan, sementara paket lengkap Majoo Prime mencapai IDR 599.000/bulan. Beberapa aplikasi seperti Loyverse dan Kasir Pintar menawarkan versi gratis permanen dengan fitur dasar yang mencukupi untuk usaha skala kecil.
7 Aplikasi POS Gratis Terbaik di Indonesia 2025
Author:
Steph T.
Last Updated:
Memilih sistem POS yang tepat bisa berdampak besar pada efisiensi operasional UMKM di Indonesia. Artikel ini membandingkan tujuh aplikasi POS terpopuler — mencakup fitur utama, harga, kelebihan, dan keterbatasan masing-masing — agar pelaku usaha dapat membuat keputusan yang tepat tanpa harus mencoba satu per satu.
Quick Answer: Aplikasi POS gratis terpopuler di Indonesia pada 2025 meliputi Moka, Majoo, Kasir Pintar, Olsera, Pawoon, iReap, dan Loyverse — masing-masing dengan fitur dan harga yang berbeda. Untuk menerima pembayaran QRIS, kartu, dan dompet digital secara bersamaan, pedagang Indonesia dapat mengintegrasikan sistem POS mereka dengan payment gateway seperti HitPay, yang mendukung 50+ metode pembayaran di seluruh kawasan Asia Tenggara — termasuk QRIS dan kartu internasional — tanpa biaya bulanan. Perbandingan lengkap ketujuh aplikasi tersedia di bawah ini.
Digitalisasi pembayaran di Indonesia berkembang cepat. Berdasarkan data Google-Temasek e-Conomy SEA, ekonomi digital Asia Tenggara terus tumbuh signifikan, dengan Indonesia sebagai pasar terbesar di kawasan. Di tengah tren ini, pelaku UMKM — dari warung kopi di Kemang hingga toko ritel di Surabaya — semakin membutuhkan sistem Point of Sale (POS) yang andal untuk mencatat transaksi, mengelola stok, dan menerima berbagai metode pembayaran non-tunai.
Namun dengan begitu banyak pilihan di pasar, menentukan aplikasi POS yang paling sesuai bukan perkara mudah. Berikut perbandingan tujuh pilihan terpopuler.
Apa Saja Fitur Utama yang Harus Ada di Aplikasi POS Indonesia?
Sebelum membandingkan aplikasi, penting untuk memahami fitur minimum yang dibutuhkan sebagian besar UMKM:
Pencatatan transaksi real-time — mencatat setiap penjualan secara otomatis
Manajemen inventaris — memantau stok barang
Penerimaan QRIS — standar QR code nasional yang wajib dimiliki
Laporan penjualan — ringkasan harian, mingguan, atau bulanan
Multi-cabang — untuk usaha dengan lebih dari satu gerai
Kelengkapan fitur ini menentukan seberapa efisien operasional harian dapat dijalankan, terutama saat volume transaksi tinggi.
Bagaimana Perbandingan 7 Aplikasi POS Terpopuler di Indonesia?
1. Moka POS
Moka beroperasi sejak 2014 dan banyak digunakan oleh restoran, kafe, dan toko ritel. Harga mulai dari IDR 299.000 per bulan per cabang, dengan uji coba gratis 14 hari.
Kelebihan: Terintegrasi dengan platform e-commerce dan pesan-antar makanan; biaya transaksi lebih rendah untuk kartu BCA.
Keterbatasan: Manajemen karyawan dan pemesanan makanan online tidak termasuk dalam paket dasar; hanya tersedia di smartphone dan tablet.
Terbaik untuk: Restoran atau kafe tunggal yang sudah familiar dengan ekosistem BCA.
2. Majoo
Majoo mulai beroperasi pada 2019 dan telah digunakan oleh lebih dari 30.000 UMKM. Paket tersedia mulai IDR 149.000 (Starter), IDR 299.000 (Advance), hingga IDR 599.000 (Prime) per bulan.
Kelebihan: Paket Starter sudah mencakup integrasi EDC dan e-commerce; uji coba gratis 30 hari.
Keterbatasan: Usaha dengan lebih dari empat gerai harus naik ke paket Advance dengan biaya IDR 249.000 per gerai/bulan; aplikasi tidak tersedia di iOS.
Terbaik untuk: UMKM dengan 1–4 gerai yang mengutamakan kemudahan integrasi e-commerce lokal.
3. Kasir Pintar
Berdiri sejak 2014, Kasir Pintar telah digunakan lebih dari satu juta pemilik usaha. Versi gratis tersedia seumur hidup; versi Pro mulai IDR 55.000 per bulan.
Kelebihan: Tersedia di komputer dan smartphone; tidak ada biaya per cabang; harga paling terjangkau.
Keterbatasan: Penyimpanan cloud versi gratis terbatas; integrasi dengan platform lain terbatas.
Terbaik untuk: Warung atau toko kecil yang baru memulai digitalisasi dengan anggaran terbatas.
4. Olsera
Olsera didirikan pada 2015 dan populer di sektor FMCG dan F&B. Paket mulai dari IDR 128.000 (Basic), IDR 218.000 (Premium), hingga IDR 298.000 (Pro) per bulan.
Kelebihan: Tersedia di Android, iOS, dan komputer; beberapa paket termasuk pembuatan situs web dasar; tidak ada biaya per cabang.
Keterbatasan: Jumlah perangkat dan pengguna dibatasi di paket Basic; integrasi e-commerce lokal hanya di paket Pro.
Terbaik untuk: Usaha ritel atau FMCG yang membutuhkan POS lintas perangkat tanpa tambahan biaya cabang.
5. Pawoon
Pawoon beroperasi sejak 2013 sebagai sistem POS berbasis cloud. Tersedia versi gratis (maksimal 7 transaksi/hari), Pawoon Basic (IDR 149.000), dan Pawoon Pro (IDR 299.000) per bulan.
Kelebihan: Terintegrasi dengan Jurnal dan Accurate Online; versi gratis mencakup penerimaan pesanan dari aplikasi pesan-antar dan e-commerce; akses data dari mana saja.
Keterbatasan: Versi gratis sangat terbatas secara volume transaksi harian; fitur lengkap memerlukan paket berbayar.
Terbaik untuk: Usaha F&B yang mengutamakan integrasi dengan aplikasi pesan-antar makanan online.
6. iReap POS
iReap menawarkan versi gratis (iReap POS Lite) untuk satu perangkat, serta versi Pro mulai IDR 79.000 per bulan. Tersedia di Android.
Kelebihan: Versi gratis fungsional untuk usaha satu kasir; antarmuka sederhana dan ringan.
Keterbatasan: Hanya tersedia di Android; fitur laporan dan manajemen stok lebih terbatas dibanding pesaing.
Terbaik untuk: Pedagang kecil atau pedagang pasar yang membutuhkan kasir digital dasar di satu perangkat Android.
7. Loyverse POS
Loyverse adalah aplikasi POS gratis internasional yang juga populer di Indonesia. Fitur dasar — termasuk manajemen inventaris, laporan penjualan, dan program loyalitas pelanggan — tersedia tanpa biaya. Add-on berbayar tersedia mulai dari USD 5 per bulan.
Kelebihan: Benar-benar gratis untuk fitur inti; program loyalitas pelanggan bawaan; tersedia di Android dan iOS.
Keterbatasan: Fitur manajemen karyawan dan integrasi e-commerce memerlukan biaya tambahan; dukungan lokal Indonesia terbatas.
Terbaik untuk: Usaha kecil yang ingin fitur loyalitas pelanggan tanpa biaya bulanan awal.
Tabel Perbandingan Cepat: 7 Aplikasi POS Indonesia
Aplikasi | Harga Mulai | Versi Gratis | Platform | Multi-Cabang |
|---|---|---|---|---|
Moka | IDR 299.000/bln | ❌ (14 hari trial) | iOS, Android | Biaya per cabang |
Majoo | IDR 149.000/bln | ❌ (30 hari trial) | Android | Terbatas di Starter |
Kasir Pintar | IDR 55.000/bln | ✅ | Android, PC | ✅ |
Olsera | IDR 128.000/bln | ❌ (14 hari trial) | iOS, Android, PC | ✅ |
Pawoon | IDR 149.000/bln | ✅ (7 tx/hari) | iOS, Android | Berbayar |
iReap | IDR 79.000/bln | ✅ (1 perangkat) | Android | Pro only |
Loyverse | USD 5+/bln add-on | ✅ | iOS, Android | ✅ |
Bagaimana Cara Memilih Aplikasi POS yang Tepat untuk Usaha di Indonesia?
Tidak ada satu aplikasi yang cocok untuk semua jenis usaha. Gunakan kriteria berikut sebagai panduan:
Tentukan anggaran — apakah usaha membutuhkan versi gratis atau bersedia berlangganan bulanan?
Periksa kompatibilitas perangkat — beberapa aplikasi tidak berjalan di iOS atau PC.
Pastikan dukungan QRIS — QRIS adalah standar QR code nasional Indonesia yang wajib diterima untuk memudahkan pelanggan.
Pertimbangkan kebutuhan multi-cabang — biaya per gerai bisa membengkak jika usaha berkembang.
Cek integrasi pembayaran — sistem POS yang baik perlu terhubung dengan payment gateway yang mendukung kartu, dompet digital, dan transfer bank sekaligus.
Platform pembayaran yang digunakan bersama sistem POS juga penting. HitPay, yang beroperasi di bawah lisensi Monetary Authority of Singapore (MAS) (PS20200643) dan aktif di 45 pasar di seluruh dunia, mendukung QRIS dan 50+ metode pembayaran tanpa biaya bulanan atau biaya setup. Untuk pemahaman lebih lanjut tentang perbedaan antara sistem POS dan payment gateway, lihat panduan Payment Gateway vs POS.
Bagi usaha yang ingin menerima pembayaran dari wisatawan mancanegara — misalnya toko suvenir di Bali atau restoran di Jakarta Selatan — integrasi dengan metode pembayaran lintas negara seperti WeChat Pay dan Alipay+ dapat meningkatkan peluang penjualan dari wisatawan mancanegara yang menggunakan aplikasi asal mereka. Pelajari lebih lanjut tentang metode pembayaran alternatif di Asia Tenggara untuk strategi yang lebih lengkap.
Pilihan sistem POS yang tepat, dikombinasikan dengan payment gateway yang mendukung metode pembayaran lokal dan internasional, adalah fondasi operasional yang solid untuk UMKM Indonesia yang ingin tumbuh.
Frequently Asked Questions
Aplikasi POS gratis apa yang paling cocok untuk warung kecil di Indonesia?
Kasir Pintar dan Loyverse adalah dua pilihan yang menawarkan versi gratis seumur hidup dengan fitur inti yang memadai untuk usaha kecil. Kasir Pintar tersedia di Android dan PC tanpa biaya per cabang, sementara Loyverse menyertakan program loyalitas pelanggan secara gratis. Keduanya tidak memerlukan investasi awal sehingga cocok untuk pedagang yang baru memulai digitalisasi.
Apakah aplikasi POS di Indonesia sudah mendukung QRIS?
Sebagian besar aplikasi POS populer di Indonesia — termasuk Moka, Majoo, Olsera, dan Pawoon — mendukung penerimaan pembayaran via QRIS. QRIS adalah standar QR code nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, memungkinkan pelanggan membayar menggunakan aplikasi dompet digital apa pun yang kompatibel. Pastikan fitur QRIS tersedia di paket yang dipilih, bukan hanya di paket premium.
Apa bedanya sistem POS dengan payment gateway, dan apakah keduanya perlu digunakan bersamaan?
Sistem POS mengelola transaksi di kasir, inventaris, dan laporan penjualan — fokusnya pada operasional toko. Payment gateway memproses pembayaran digital seperti kartu kredit, transfer bank, dan dompet digital secara aman. Keduanya saling melengkapi: POS mencatat penjualan, payment gateway memastikan pembayaran diterima dan diverifikasi. Usaha yang ingin menerima berbagai metode pembayaran umumnya menggunakan keduanya secara bersamaan.
Apakah HitPay bisa digunakan oleh merchant di Indonesia untuk menerima QRIS dan kartu kredit?
HitPay mendukung penerimaan QRIS untuk merchant di Indonesia, termasuk pembayaran cross-border dari wisatawan menggunakan aplikasi asal mereka. HitPay tidak membebankan biaya bulanan atau biaya setup — merchant hanya membayar per transaksi. Merchant Indonesia yang ingin menggunakan HitPay dapat menghubungi tim HitPay melalui hitpayapp.com/contact untuk memulai proses pendaftaran.
HitPay vs Stripe — mana yang lebih baik untuk UMKM di Indonesia?
HitPay lebih cocok untuk UMKM Indonesia yang membutuhkan dukungan metode pembayaran lokal seperti QRIS, kartu internasional, dan cross-border e-wallet untuk wisatawan — tanpa biaya bulanan. Stripe memiliki ekosistem developer yang lebih luas dan mendukung 135+ mata uang, tetapi dukungan metode pembayaran lokal Indonesia lebih terbatas dibanding HitPay. Untuk usaha yang mengutamakan jangkauan pembayaran lokal dan biaya tetap rendah, HitPay adalah pilihan yang lebih sesuai.
Berapa biaya rata-rata berlangganan aplikasi POS di Indonesia per bulan?
Harga aplikasi POS di Indonesia berkisar antara IDR 55.000 hingga IDR 599.000 per bulan, tergantung fitur dan jumlah cabang. Kasir Pintar adalah yang paling terjangkau mulai IDR 55.000/bulan, sementara paket lengkap Majoo Prime mencapai IDR 599.000/bulan. Beberapa aplikasi seperti Loyverse dan Kasir Pintar menawarkan versi gratis permanen dengan fitur dasar yang mencukupi untuk usaha skala kecil.

Ready to apply what you just read?
Turn payment insights into action with HitPay’s online and in-person payment tools for growing businesses.

Ready to apply what you just read?
Turn payment insights into action with HitPay’s online and in-person payment tools for growing businesses.

Ready to apply what you just read?
Turn payment insights into action with HitPay’s online and in-person payment tools for growing businesses.

Ready to apply what you just read?
Turn payment insights into action with HitPay’s online and in-person payment tools for growing businesses.

Ready to apply what you just read?
Turn payment insights into action with HitPay’s online and in-person payment tools for growing businesses.